SMPN 1 Kaliwungu Selenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan untuk Membentuk Generasi Pemimpin Muda yang Tangguh dan Berkarakter

SMPN 1 Kaliwungu kembali menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pengurus OSIS angkatan 2025/2026 yang dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat, 23 Januari 2026 hingga Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekitar SMPN 1 Kaliwungu dengan melibatkan seluruh anggota OSIS sebagai peserta utama. LDK menjadi salah satu program rutin sekolah yang bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan siswa sejak dini, sehingga mereka mampu menjalankan perannya sebagai penggerak kegiatan kesiswaan secara optimal.
Kegiatan LDK diawali dengan apel pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Kaliwungu, Bapak Merta Irawan, S.Pd., M.Kom. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa OSIS merupakan wadah pembelajaran kepemimpinan yang sangat penting bagi siswa. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut untuk cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, serta kepekaan sosial. Melalui LDK ini, diharapkan seluruh peserta mampu memahami makna kepemimpinan yang sesungguhnya dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sekolah maupun di masyarakat.
Lebih lanjut, Bapak Merta Irawan menegaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan LDK adalah memberikan pembekalan kepada siswa agar menjadi pemimpin yang memiliki keterampilan memimpin serta pengetahuan yang cukup untuk melaksanakan tugas-tugas kesiswaan. OSIS sebagai organisasi resmi siswa di sekolah memiliki peran strategis dalam menyukseskan berbagai program sekolah, sehingga dibutuhkan pengurus yang siap secara mental, fisik, dan intelektual.
Setelah apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai rangkaian materi dan pelatihan yang telah disusun secara sistematis. Salah satu kegiatan utama adalah Pelatihan Baris-Berbaris (PBB). Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, ketertiban, serta rasa tanggung jawab peserta. Melalui PBB, siswa diajarkan untuk patuh terhadap aturan, menghargai komando, serta bekerja sama dalam satu tim. Nilai-nilai tersebut merupakan dasar penting dalam membangun karakter seorang pemimpin yang tegas dan bertanggung jawab.
Selain PBB, peserta juga mendapatkan materi Manajemen Organisasi. Dalam sesi ini, siswa dibekali pengetahuan tentang struktur organisasi, pembagian tugas dan tanggung jawab, cara menyusun program kerja, pengelolaan waktu, serta pentingnya komunikasi dan koordinasi antaranggota. Materi ini sangat penting agar pengurus OSIS mampu menjalankan organisasi secara profesional dan terarah. Dengan pemahaman manajemen organisasi yang baik, diharapkan setiap kegiatan OSIS dapat berjalan efektif dan mencapai tujuan yang telah direncanakan.
Kegiatan LDK juga diisi dengan sesi Motivasi dan Edukasi yang bertujuan untuk membangkitkan semangat kepemimpinan, rasa percaya diri, serta sikap pantang menyerah pada diri peserta. Dalam sesi ini, siswa diajak untuk mengenali potensi diri, memahami peran dan tanggung jawab sebagai pemimpin, serta memiliki visi dan komitmen dalam mengabdi kepada sekolah. Materi motivasi ini memberikan dorongan mental agar siswa tidak mudah putus asa dan mampu menghadapi berbagai tantangan organisasi dengan sikap positif.
Tidak hanya fokus pada kemampuan kepemimpinan secara teknis, LDK juga memberikan perhatian besar pada Pendidikan Sosial Emosional. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk mengenali dan mengelola emosi diri, membangun empati, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta menjalin hubungan sosial yang harmonis dengan sesama. Pendidikan sosial emosional menjadi sangat penting karena seorang pemimpin yang baik harus mampu memahami perasaan orang lain, bersikap adil, serta menciptakan suasana kerja yang nyaman dan kondusif.
Nilai-nilai spiritual juga diperkuat melalui Kegiatan Keagamaan. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, beriman, dan bertakwa. Dengan adanya kegiatan keagamaan, diharapkan para pengurus OSIS memiliki landasan moral yang kuat dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil. Kepemimpinan yang baik tidak hanya didasarkan pada kecakapan intelektual, tetapi juga harus dilandasi oleh nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas.
Untuk menjaga kebugaran fisik serta menumbuhkan semangat sportivitas, LDK turut diisi dengan Kegiatan Olahraga. Melalui olahraga, siswa diajarkan pentingnya hidup sehat, kerja sama tim, serta sikap saling menghargai dalam kompetisi. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antaranggota OSIS dan menciptakan suasana yang lebih akrab.
Salah satu kegiatan yang paling dinantikan oleh peserta adalah Outbond. Dalam kegiatan ini, siswa diajak mengikuti berbagai permainan dan tantangan yang menuntut kerja sama, kekompakan, keberanian, serta kemampuan memecahkan masalah. Outbond dirancang untuk melatih kepemimpinan secara langsung di lapangan, di mana setiap peserta harus mampu berkomunikasi, berkoordinasi, serta mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penyegaran agar peserta tetap bersemangat selama mengikuti rangkaian LDK.
Selama dua hari pelaksanaan, suasana kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan sarat akan nilai edukatif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Kebersamaan, rasa tanggung jawab, serta semangat kerja sama terlihat semakin kuat di antara para anggota OSIS.
Dengan terselenggaranya Latihan Dasar Kepemimpinan ini, OSIS SMPN 1 Kaliwungu angkatan 2025/2026 diharapkan mampu menjadi generasi pemimpin muda yang disiplin, berkarakter, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Para pengurus OSIS diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh siswa, sekaligus menjadi motor penggerak berbagai kegiatan sekolah demi terwujudnya lingkungan pendidikan yang aktif, kreatif, dan berprestasi.




.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)






